POPDA 2019 Dimulai, SMANSEV dan SMANFOUR Melaju Mulus
Kesebelasan SMA N 7 dan SMA N 4 sama-sama meraih hasil positif pada laga pembuka POPDA 2019. Kemarin Selasa (5/2/2019) bertempat di Lapangan Permadi Sucen, keduanya sukses melibas lawan-lawannya dengan skor meyakinkan.
Smansev - nama ringkas SMA N 7 - melibas Smanlas (SMA N 11) pada jam pertama. Kemenangan Smansev bukan tanpa perlawanan. Smanlas sempat memberi tekanan berarti pada pertahanan Smansev pada awal babak pertama. Namun blunder kiper Smanlas mengubah keadaan.
Smansev membuka keran gol lewat sepakan dari luar kotak penalti. Bola sepakan tak deras dari kaki kanan Hilda itu luput dari tangkapan dan masuk melalui sela kaki kiper. Blunder kiper Smanlas berlanjut. Dua gol dalam waktu tak lama kembali disarangkan Hilda ke gawang Smanlas, yang sekaligus mencatatkan hattrick pada laga ini. Skor 3 - 0 menutup babak pertama.
Pada babak kedua, kondisi tak berubah. Smanlas sempat membuka harapan lewat gol penalti pada awal babak kedua. Namun, Smansev kembali memperlebar jarak lewat gol tendangan bebas. Skor 4 - 1 jadi hasil akhir laga ini.
Pada jam kedua, giliran Smanfour - nama ringkas SMA N 4 - yang menang atas perlawanan SMK 8. Berlangsung dalam tempo cepat, kedua kesebelasan sama-sama ngotot dan agresif. Namun, aliran bola lebih banyak terjadi di area tengah membuat keduanya minim peluang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol
Smanfour akhirnya membuka keunggulan usai sukses menerobos pertahanan kuat SMK 8. Umpan lambung dari tengah mampu diteruskan penyerangnya ke gawang. Smanfour unggul 1 - 0.
Alih-alih menyamakan kedudukan, SMK 8 kembali kebobolan lewat sepasang gol pemain Smanfour bernomor punggung 10. Perubahan posisi pemain SMK 4 jadi salah satu penyebabnya. Gelandang bertahannya yang tampil apik sepanjang babak pertama turut ke depan. Sehingga, Smanfour lebih mempunyai ruang untuk menembus pertahanan SMK 8. Laga berakhir dengan skor 3 - 0 untuk Smanfour.
Babak selanjutnya, baik Smansev maupun Smanfour akan bertemu kesebelasan asal Gebang. Smansev menghadapi MA Al Iman dari Bulus, Gebang. Sedang Smanfour bertemu MA An-Nawawi dari Berjan, Gebang.
POPDA tahun ini diikuti 20 sekolah yang digelar mulai kemarin Selasa (5/2/2019) hingga Jumat (15/2/2019). Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Stadion WR Soepratman tidak dipakai dan dipindah ke Lapangan Permadi, Sucen.
Smansev - nama ringkas SMA N 7 - melibas Smanlas (SMA N 11) pada jam pertama. Kemenangan Smansev bukan tanpa perlawanan. Smanlas sempat memberi tekanan berarti pada pertahanan Smansev pada awal babak pertama. Namun blunder kiper Smanlas mengubah keadaan.
Smansev membuka keran gol lewat sepakan dari luar kotak penalti. Bola sepakan tak deras dari kaki kanan Hilda itu luput dari tangkapan dan masuk melalui sela kaki kiper. Blunder kiper Smanlas berlanjut. Dua gol dalam waktu tak lama kembali disarangkan Hilda ke gawang Smanlas, yang sekaligus mencatatkan hattrick pada laga ini. Skor 3 - 0 menutup babak pertama.
Pada babak kedua, kondisi tak berubah. Smanlas sempat membuka harapan lewat gol penalti pada awal babak kedua. Namun, Smansev kembali memperlebar jarak lewat gol tendangan bebas. Skor 4 - 1 jadi hasil akhir laga ini.
Pada jam kedua, giliran Smanfour - nama ringkas SMA N 4 - yang menang atas perlawanan SMK 8. Berlangsung dalam tempo cepat, kedua kesebelasan sama-sama ngotot dan agresif. Namun, aliran bola lebih banyak terjadi di area tengah membuat keduanya minim peluang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol
Smanfour akhirnya membuka keunggulan usai sukses menerobos pertahanan kuat SMK 8. Umpan lambung dari tengah mampu diteruskan penyerangnya ke gawang. Smanfour unggul 1 - 0.
Alih-alih menyamakan kedudukan, SMK 8 kembali kebobolan lewat sepasang gol pemain Smanfour bernomor punggung 10. Perubahan posisi pemain SMK 4 jadi salah satu penyebabnya. Gelandang bertahannya yang tampil apik sepanjang babak pertama turut ke depan. Sehingga, Smanfour lebih mempunyai ruang untuk menembus pertahanan SMK 8. Laga berakhir dengan skor 3 - 0 untuk Smanfour.
Babak selanjutnya, baik Smansev maupun Smanfour akan bertemu kesebelasan asal Gebang. Smansev menghadapi MA Al Iman dari Bulus, Gebang. Sedang Smanfour bertemu MA An-Nawawi dari Berjan, Gebang.
POPDA tahun ini diikuti 20 sekolah yang digelar mulai kemarin Selasa (5/2/2019) hingga Jumat (15/2/2019). Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Stadion WR Soepratman tidak dipakai dan dipindah ke Lapangan Permadi, Sucen.

Komentar
Posting Komentar