SMK N 1 Purworejo Juara POPDA 2019

SMK N 1 berhasil mengulang keberhasilan lima tahun lalu dengan menjadi juara POPDA Sepak Bola Kabupaten Purworejo. Pada laga final yang dimainkan kemarin Senin (18/2/2019), Smekza menang dramatis lewat adu tendangan penalti atas MA Al Iman, 4 - 2 (1 - 1).

Laga kedua kesebelasan berlangsung menarik di hadapan seribuan penonton yang memadati Stadion Wage Rudolf Soepratman. Bermain di lapangan yang sebetulnya jauh dari kata layak, keduanya saling berbalik menyerang dan menunjukkan permainan yang enak ditonton.

Smekza mengawali serangan dengan membuat peluang yang nyaris berujung gol. Serangan dari sisi kanan diteruskan dengan tembakan terarah. Bola mengarah ke tiang jauh namun memantul keluar.

Kesebelasan asal Ponpes Al Iman justru unggul lebih dulu lewat pemainnya bernomor punggung 7. Usai melewati beberapa pemain, Fuad meluncurkan tembakan dari luar kotak penalti. Bola meluncur tak begitu kencang luput dari tangkapan kiper Smekza dan masuk ke gawang. Sontak pendukung Al Iman bergemuruh menyambutnya.

Tertinggal, Smekza pun meningkatkan serangan. Upaya kesebelasan yang pernah juara pada 2014 berbuah. Memanfaatkan kondisi pertahanan Al Iman yang lowong karena fokus menyerang, Aryan meneruskan bola umpan rekannya menuju gawang. Dengan tenang ia menembak. Bola mengarah tepat ke tiang dekat lalu membelok masuk ke gawang. Gol ini pun langsung disambut sorakan pendukung Smekza.

Pada babak kedua, kedua kesebelasan bermain lebih hati-hati. Beberapa percobaan dibuat namun tak menghasilkan gol. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 1 - 1 tidak berubah.

Penentuan pemenang pun harus dilakukan lewat adu tendangan penalti. Kesebelasan yang mayoritas diperkuat skuad POPDA SMP Kabupaten Purworejo 2018 ini memastikan juara lewat penendang keempatnya setelah dua penendang Al Iman gagal mencetak gol. Adu penalti berakhir 4 - 2 untuk kemenangan Smekza yang langsung disambut sujud syukur para pemain Smekza dan sorak-sorai gembira para pendukungnya.

Sayangnya, seru dan menariknya laga final ini tercederai oleh insiden kericuhan antar beberapa pendukung kedua kesebelasan saat proses adu penalti dan sesuai pertandingan. Beruntungnya insiden tersebut dapat cepat diatasi dan kedua belah pihak sepakat berdamai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTs Ma'arif 1 Bruno Sabet Semua Gelar

Liga Purworejo Dimulai

SMK N 1 Purworejo Kembali Berjaya