TKM dan Smandasa Memenangi Drama Adu Penalti
Laga antara Smanda - nama ringkas SMA N 2 - dengan TKM berjalan menarik sejak awal babak pertama. Smanda yang memulai permainan dari bawah lebih menguasai pertandingan dan cukup merepotkan TKM. Namun, Smanda baru membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama melalui Wildan setelah melakukan solo run dari tengah. Babak pertama 1 - 0 untuk Smanda.
Memasuki babak kedua, keadaan berbalik. Sepasang gol cepat dari bola mati lewat Dicky dan Adnan membawa TKM berbalik unggul. Tak berselang lama, Smanda mampu membuat kedudukan kembali seimbang lewat kaki Wildan. Babak kedua berakhir dengan skor seimbang, 2 - 2.
Pemenang pun ditentukan lewat titik putih. TKM melaju dengan kemenangan 4 - 2 atas Smanda. Kiper TKM tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan pemain Smanda lewat kepalan tangannya.
Pada laga lainnya, adu tendangan penalti juga jadi penentu pemenang ketika Smandasa - nama ringkas SMA N 10 - harus meladeni semangat juang pemain SMK 4.
Bermain sama-sama alot sepanjang babak pertama, gol akhirnya tercipta pada babak kedua. Pelanggaran keras di kotak penalti SMK 4 berbuah penalti untuk Smandasa. Pemain bernomor punggung 7 Smandasa pun tak menyia-nyiakan peluang itu.
Usai tertinggal lewat penalti, SMK 4 meningkatkan serangan. Beberapa menekan, upaya mereka pun berbuah harapan. Pada penghujung babak kedua SMK 4 mencetak gol penyama kedudukan sehingga harus dilanjutkan lewat adu tendangan penalti.
Namun, harapan SMK 4 untuk melaju sirna ketika dua penendang mereka gagal menjalankan tugas. Smandasa menang dengan skor 4 - 2, sekaligus melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar.

Komentar
Posting Komentar